Orang-orang penting.
Saya pernah tinggal di kota orang. Merasakan bagaimana nikmatnya punya waktu sendiri, memulai sesuatu yang baru sendiri, mengurus diri sendiri. Tapi, sebenarnya, saya tidak sendiri. Ada orang-orang penting, yang mengisi hari-hari waktu itu. Masa remaja saya dimulai dengan tinggal bersama induk semang. Memasuki zona di mana saya bersemangat dalam mengeksplorasi diri, saya diharuskan tinggal berjauhan dengan orang tua. Semua sangat rumit di awal, sampai dulu saya sempat berpikir bahwa keputusan ini sangat terkutuk dan membebani hidup. Untuk sekadar cari makan pun (waktu itu teknologi bernama gofood belum ditemukan), saya harus berpikir keras, karena biasanya semua sudah tersedia di meja makan. Untuk urusan pakaian, saya harus pintar-pintar cari waktu agar seragam kering pada waktunya. Semua terasa begitu berat, membagi waktu antara mengurus urusan sekolah dan pribadi. Benar, dahulu sebegitu lemahnya mental saya. Sering saya rasakan yang namanya homesick. ...